Jumat, 23 Januari 2015

Cara masuk surga sekeluarga



Cara masuk surga sekeluarga...Leave a comment

oleh Ustadz Bachtiar Nasir
1. Coba suatu hari ingatkan seluruh anggota keluarga begini; "Kita kerjasama agar masuk surga sekeluarga yuk?"
2. Bagaimana caranya?. Lihat surat Ath Thur 25-26.
Para penghuni Surga membocorkan rahasianya bagaimana cara masuk Surga sekeluarga. Mau tau?
3. Ceritanya penghuni Surga saling bercengkrama berhadap-hadapan, masing-masing bertanya jawab bagaimana keluarga kalian dulu?, koq bisa masuk Surga?,
4. Jawabnya seragam; "Kami bisa masuk Surga karena dulu di Dunia, dikeluarga kami saling mengingatkan satu sama lain tentang siksa pedih Neraka".
5. Karenanya Visi rumah tangga orang beriman adalah; "Peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa Neraka, (At Tahrim; 6). .
6. Rumahku Surgaku, akan terjadi jika masing-masing anggota keluarga memelihara dirinya dan mengingatkan anggota keluarga lainnya dari siksa Neraka.
7. Siapa yang tak sedih jika ada salah seorg anggota keluarganya (ayah, ibu, kakak atau adik) terjerumus ke lingkungan siksa "Neraka"?.
8. Setiap anggota keluarga pasti sangat sedih jika Bahtera Keluarga pecah dan karam akibat terpaan gelombang kehidupan dunia yang mematikan.
9. Agar masuk Surga sekeluarga, ingatkan anggota keluarga kita yang sedang khilaf berbuat dosa atau lalaikan perintah Allah, jangan dibiarkan.
10. Jangan kecewa kalau peringatan kita diabaikan, atau malah dilecehkan, karena dakwah di tengah keluarga kadang lebih berat, jangan lupa doakan.
11. Nabi Nuh alaihissalam tak pernah bosan mengingatkan anaknya yg tersesat, Nuh alaihissalam terus mendoakannya sampai akhirnya Allah tenggelamkan Kan’an.
12. Nabi Luth alaihissalam tak pernah berhenti memperingatkan isterinya yang membangkang, sampai akhirnya Allah binasakan isterinya bersama kaum Sodom.
13. Asiah binti Muzahim, tertatih-tatih peringatkan suaminya Fir’aun, konsisten mendidik Masyithah & Musa alaihissalam, akhirnya Asiah yang dibunuh Fir’aun.
14. Habil tak pernah takut mengingatkan dan menasehati kakaknya Qabil, rasa iri dan dengki berkecamuk sampai akhirnya Habil dibunuh Qabil.
15. Agar bisa masuk Surga sekeluarga perlu perjuangan dan pengorbanan yang besar, selain itu kesabaran dan konsistensi juga harus dilakukan.
16. Ingatkan suami agar bekerja ditempat yang halal, jangan bawa pulang penghasilan yg haram, krn akan jadi bahan bakar neraka Rumah Tangga.
17. Ingatkan isteri agar memperhatikan Pola Konsumsi Halal untuk keluarga, anak-anak akan susah diajak taat dan ibadah jika mengkonsumsi yang haram.
18. Ingatkan anak-anak bahwa bahan bakar Neraka adalah Batu dan Manusia, jangan sampai salah seorang dari kita jadi bahan bakarnya Neraka.
19. Ceritakan bahwa penjaga Neraka adalah Para Malaikat Perkasa yang kuat dan kasar, mereka tak pernah khianati Allah & pasti laksanakan perintahNYA.

 SubhanaAllah.. alangkah indah dan merupakan karunia tak terhingga dari Allah SWT apabila kita sekeluarga bisa masuk surga.








Rabu, 21 Januari 2015

Luruskan Niat Bersihkan Hati (keberkahan waktu dengan membaca Al Qur'an)



KEBERKAHAN WAKTU KARENA ALQURAN   Leave a comment


"Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an, semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah dan waktu menjadi berkah"

Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu? yaitu dapat melakukan hal dalam waktu yang sedikit, dan tentunya hal-hal yang bermanfaat, bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain. Apalagi sekarang sudah ada program ODOJ yaitu one day one juz. Dalam satu hari itu kita berkewajiban membaca Al-Qur'an sebanyak 1 juz, dan itu hanya menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam, tapi masih banyak sekali orang-orang yang masih kesulitan dengan hal seperti itu. Sebetulnya awalnya semua karena dibiasakan maka selanjutnya akan terbiasa. Tidak ada kata tidak sempat jika kita memang mau meluangkan waktu.
Padahal teorinya orang yang membaca Al Qur’an menghabiskan banyak waktu, mengurangi jatah kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu menjadi berkah, Dia mengatur sedemikian rupa hingga menjadi begitu efektif, hidup kita pun menjadi lebih efektif.

Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena Al Qur’an. Allah akan selalu memudahkan segala urusan kita, membuka pintu menuju kebaikan dan membuka kesempatan untuk amal shalih berikutnya. Tak ada yang perlu dikhawatirkan karena Allah yang akan mengurus semuanya, InsyaAllaah..Aamiin.
Itulah waktu yang berkah karena Al Qur'an, bisa melakukan banyakhal dalam waktu sedikit.
Jagalah keistiqomahan kita dalam membaca Al Qur'an, maka Allah akan menjagamu.
Dan esbaliknya apabila waktu terlalu sibuk sehingga habis untuk urusan dunia, sungguh sangat disayangkan jika hal itu sampai menimpa kita.
Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yang di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya.
[Hadits Riwayat Muslim]
Untuk itu marilah teman, kita budayakan membaca Al Qur'an, maka waktu kita akan menjadi barokah, urusan kita akan semakin mudah, jangan lupa luruskan niat bersihkan hati, agar kita terhindar dari niat yang salah dalam membaca Al Qur'an.
Note :
"Keberkahan waktu yaitu bisa melakukan banyak amal kebaikan dalam waktu sedikit"
Selamat membaca Al Qur’an dan beraktifitas dengan bekal Al Qur’an.

Selasa, 20 Januari 2015

Cintanya mama

Satu Rahasia Kunci yang Akan Menebak Kesuksesan Anak Anda 40 Tahun Kemudian   Leave a comment

 

Sebuah temuan riset yang mengguncang baru-baru ini dirilis oleh tim peneliti dari Harvard Medical School. Riset itu berlangsung lebih dari 40 tahun lamanya. Ya, responden penelitian itu dipantau terus hingga puluhan tahun lamanya.
Riset itu mau melacak beragam variabel penentu kesuksesan orang – baik dari sisi finansial, kesehatan dan kebahagiaan.
Ada satu variabel temuan yang dengan sangat akurat bisa mempredikasi keberhasilan anak-anak : tingkat keberhasilan, kesehatan dan kebahagiaan apa yang akan dialami anak itu 40 tahun kemudian.
Di pagi ini kita akan membongkar rahasia kunci dari hasil riset yang berlangsung puluhan tahun itu.
Riset yang berlangsung puluhan tahun itu telah berhasil menemukan beragam variabel yang mempengaruhi tingkat keberhasilan seseorang.
Namun ada satu variabel kunci yang amat mencolok perannya dalam memprediksi tingkat keberhasilan responden : yakni tingkat kedekatan dan kehangatan seseorang dengan ibunya saat ia masih kecil.
Dengan kata lain, tingkat relasi dan kehangatan anak dengan ibunya saat masih kecil, merupakan variabel kunci penentu keberhasilan anak tersebut 40 tahun kemudian.
Terbukti sudah, bahwa relasi anak-anak saat masih kecil dengan ibunya benar-benar berdampak signifikan hingga puluhan tahun ke depan dalam pembentukan sejarah hidup anak tersebut.
Apa implikasi dari temuan riset tim Harvard Medical School itu? Bagi mbak-mbak calon ibu dan juga ibu yang sudah punya anak-anak kecil – dan selama ini bekerja secara full time di kantor; hasil riset itu menghadirkan pertanyaan reflektif.
Apakah ibu-ibu yang bekerja full time di kantor itu masih punya waktu berkualitas untuk membangun relasi yang intim dan hangat dengan anak-anaknya (terutama yang masih berusia dibawah 10 tahun)?
Harus diakui dengan cukup pahit : waktu untuk bekerja di kantor sekarang kian menyita waktu (juga karena jalanan yang makin crowded).
Pergi mulai dari jam 6 pagi (kalau Anda tinggal di Bekasi, mungkin harus lebih pagi lagi). Lalu pulang di rumah jam 6 petang, kadang lebih. Begitu terus tiap hari selama 5 kali seminggu. Jalanan yang macet juga membuat energi sudah habis di jalanan.
Alhasil, anak-anak kecil yang masih di rumah jarang lagi mendapatkan kehangatan dari sang ibu. Anak-anak itu mungkin jadi lebih dekat dengan mbak-mbak asisten rumah tangga atau dengan baby sitter-nya.
Ibu-ibu tangguh yang bekerja full time itu lalu menghadapi dilema : bagaimana menyeimbangkan prioritas antara work and family, antara tugas kantor dengan mengasuh anak-anaknya yang masih kecil (apalagi yang masih perlu ASI).
Sebab ingat : temuan riset Harvard tadi menyebut, tingkat kedekatan anak dan sang ibu akan amat menentukan nasib dan sejarah anak itu 40 tahun kemudian.
Ada dua solusi yang bisa diberikan oleh kantor (perusahaan) yang menyediakan pekerjaan bagi para ibu.
Solusi # 1 : Perusahaan atau kantor tempat bekerja selayaknya menyediakan fasilitas nursing care dan child care yang lengkap dan memadai. Syukur disediakan juga pengasuh anak yang diberikan secara gratis oleh perusahaan (praktek seperti ini lazim di berbagai perusahaan di manca negara).
Dengan fasilitas nursing and child care, ibu-ibu karyawati yang punya anak kecil (atau balita) bisa sesekali membawa anaknya ke kantor (dengan itu ia masih bisa tetap menjalin relasi yang cukup dekat dengan anak-anaknya).
But you know what? 99% lebih perusahaan di Indonesia TIDAK menyediakan nursing and child care buat karyawatinya yang punya anak balita. Bahkan perusahaan mapan seperti Astra, Bank BCA, Adira, hingga organisasi besar seperti Bank Indonesia tidak punya fasilitas nursing/child care yang modern dan lengkap.
Ini ironis. Banyak perusahaan menuntut karyawatinya untuk produktif dan loyal. Namun saat diminta menyediakan fasilitas basic yang bagus (seperti nursing/child care), mereka ogah. Kalau begini, sana gih, perusahaannya pindah saja ke Zimbabwe atau Kongo.
Now, ask yourself : apakah kantor tempat Anda bekerja sudah menyediakan fasilitas nursing and child care yang modern dan dilengkapi dengan kamera CCTV (sehingga ibu-ibu bisa memantau mobilitas anak-anak kecilnya hanya melalui layar smartphone)?
Solusi # 2 : Sediakan kebijakan teleworking bagi ibu-ibu yang kebetulan masih punya anak kecil dan balita. Teleworking kita tahu, adalah kebijakan yang membolehkan karyawan untuk bekerja dari rumah.
Sekarang kita sudah hidup di jaman digital. Amat banyak pekerjaan di kantor yang sebenarnya bisa diselesaikan dari rumah, sepanjang ada koneksi internet.
Survey juga menunjukkan, sepanjang ada target kinerja yang jelas maka kebijakan teleworking justru makin meningkatkan produktivitas karyawannya. Kebijakan ini tentu juga amat membantu mengurangi kemacetan di jalanan.
Dengan kebijakan teleworking, ibu-ibu yang masih punya balita bisa bekerja dari rumah setiap 2 hari seminggu.
Dengan demikian ibu-ibu muda (yang cantik dan tangguh) ini bisa menghemat waktu 2 – 3 jam perjalanan PP ke kantor yang hanya habis di jalanan (kalau rumahnya di Bekasi malah bisa 4 jam pulang pergi, itupun kalau naik roket :) ).
Waktu 3 – 4 jam yang sia-sia di jalanan jauh lebih berharga untuk dihabiskan dengan sang buah hati di rumah. Demi membangun relasi yang hangat dan berkualitas.
Namun kembali, lansekap perusahaan di tanah air punya warna kelam dalam soal kebijakan teleworking. Nyaris tidak ada satu pun perusahaan swasta nasional dan BUMN di tanah air yang merilis kebijakan teleworking bagi para karyawatinya. Ajaib.
Manajer dan Direktur HRD di perusahaan-perusahaan besar itu mungkin sudah menggunakan smartphone atau tablet tercanggih di sakunya. Namun sayang, dalam soal kebijakan teleworking, pola pikir mereka masih primitif. Purbakala.
DEMIKIANLAH, dua solusi yang layak diperhatikan dan diterapkan oleh para pengelola SDM di berbagai perusahaan dan kantor. Anda yang berperan sebagai ibu atau calon ibu harus mendorong manajemen kantor Anda untuk menerapkan dua solusi diatas.
Sebab dengan itu ibu-ibu muda yang tangguh itu – yang rela bekerja full time demi tambahan nafkah – masih bisa punya waktu berkualitas dengan sang buah hatinya di rumah.
Ya, agar anak-anak yang masih kecil itu bisa tumbuh dalam kehangatan ibundanya. Demi masa depan anak-anak. Demi hidup dan sejarah mereka 40 tahun kemudian.

Photo credit by : Kids

Senin, 12 Januari 2015

Love U My Boys

Cinta ibu adalah cinta yang sangat luar biasa, cinta yang dapat membuat banyak keajaiban. My amirul mu'minin, tak kan kubiarkan kalian merasa kehilangan kasih sayang mama meskipun sedikit. Mama akan berusaha memaksimalkan apa yang mama mampu, meskipun mama tidak mendapatkan kasih sayang yang cukup dari ibu mama, tapi kalian tidak akan mendapatkan hal yang mama rasakan, tidak akan dan jangan pernah. Kalian harus bahagia, berhasil, sukses dan menjadi pribadi yang sholeh, tangguh, cerdas sederhana. Akan mama maksimalkan peranan ini selagi Allah memberikan kesempatan dan terimakasih sayang atas kedewasaan dan kemandirian yang mulai kalian tunjukan, mulai kalian bangun guna menjadi pribadi yang tangguh. Terimakasih sayang atas 3 ribu rupiahnya..hehe, terimakasih atas sikap prihatian dengan keadaan kita sekarang ini. Sekalipun nanti kalian menjadi orang kaya dan banyak harta, tetaplah membumi. Karena hakikatnya semua yang ada di dunia ini hanyalah titipan Allah. Semua hanya bersifat sementara.Semoga mama dapat menjadi ibu yang baik yang dapat menuntun kalian menuju kesuksesan dunia dan akhirat, dan semoga kalian akan selalu mengenang masa-masa indah penuh kehangatan dan kasih sayang jika mama sudah tiada. Akan kutunggu doa-doa kalian anak-anak mama yang sholeh. Semoga Allah memperkenankan kita semua memiliki badan yang sehat, rezeqi yang barokah, dan umur yang panjang, aamiin. Hormati ayah kalian, karena dalam darah kalian mengalir mutiara keringatnya. Anak-anakku sayang meskipun kalian tidak memiliki sosok kakek nenek yang utuh, tapi InsyaAllah mama dan ayah akan selalu berusaha memberikan yang terbaik. Berjuanglah sayang, berdoa dan doakan kami ayah dan mama, kakek dan nenekmu agar senantiasa diberikan petunjuk oleh Allah. Jadilah seorang muslim yang kaffah yang mencintai Allah dan Rasulullah dengan sepenuh hati jiwa dan raga dan melebihi apapun. Sehingga setiap yang kalian lakukan, maka akan slalu diniatkan hanya karena Allah. Dan biarkan Allah yang menjaminnya from begin, processed and the end. Dunia ini hanya sementara, janganlah kalian sampai terlena dengan dunia dan isinya, seimbangkanlah antara keduanya, tapi kejarlah terlebih dahulu akhiratmu, maka dunia akan mengikutimu. Mama juga akan mendoakan kalian agar kalian kelak mendapatkan jodoh yang sholehah, yang dapat menjadi bidadari surga kalian. Seperti yang selalu ayah bilang sama mama, kalau mama itu bidadari surganya ayah..hehe. Ayah kalian memang sosok yang sangat luar biasa, dengan segala kelebihan dan kekurangannya dia sangat mencintai kita sayang. Terimakasih ayah sayang telah menjadi ayah yang baik untuk kita. Born as a fighter my boys, grow as a warrior and leave as a champion.







Sabtu, 10 Januari 2015

Cheerful on sunday

Waaahh..ternyata seru juga punya blog sendiri, kita lebih bisa melihat dunia dan mengenal banyak komunitas. Untuk itu kawan apapun kondisi kita sekarang, apapun kehendak Allah atas kehidupan kita, kita harus selalu berusaha untuk menerimanya seikhlas mungkin, menikmati dan mensyukurinya. Walaupun kita harus tertatih-tatih dan perlu perjuangan dalam menjalaninya. Karena hanya dengan menerima, kita akan mendapatkan pengganti yang lebih baik, InsyaAllah. Karena hanya dengan mengikhlaskan, hati kita jauh lebih akan jauh lebih tenang. Semoga dengan begitu kita akan mendapat Ridho Allah. And for my parents, especially my father..be strong, I will Always beside you..
Come on guys...look at the world...reach your dream..and never give up. Tidak ada waktu untuk mengeluh, tidak ada waktu untuk bermalas-malasan, tidak ada waktu untuk berkata tidak untuk mimpimu. Ohya jangan lupa duha nya ya, jangan hanya 2 rakaat tp klo bisa lebih dari 2 rakaat. Agar pintu rezeki terbuka semakin lebar.

Jumat, 09 Januari 2015

Mari berbagi ilmu, berbagi pengalaman, melalui tulisan

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. #Seno Gumira Ajidarma